Rabu, 19 Maret 2014

pentingnya di siplin anak sejak dini

Pendidikan Disiplin untuk Anak UsiaDini Kedisplinan anak adalah memberikan pengertian akan mana yang baik dan yang buruk. Perlu di tanamkan pada anak bahwa berbuat kesalahan tentu mengandung sejumlah konsekuensi,untuk itulah fungsi hukuman dalam pendidikan anak. Memberikan hukuman pada anak yang benar seharusnya tetap berlandaskan kasih sayang, dan tidak sampai menggunakan kekerasan fisik.

 
Cara efektif memberikan pendidikandisiplin pada anak.
  1. Arahan dan nasihat
  2. Dialog hati
  3. Memberi contoh
  4. Limpahi dengan hadiah atas prestasinya
  5. Hukuman dengan kasih sayang.
  6. Kata-kata bijak

Cara yang benar dalam pemberian hadiah kepada anak:
  1. Orang tua jangan membuat target untuk nilai prestasi anak disekolah.
  2. Tidak memberikan hadiah kepada anak agar patuh kepada orang tua.
  3. Berikan hadiah yang menjadi kebutuhan utama terutama yang mendukung kegiatan belajar.
  4. Tidak memberikan hadiah diluar batas kemampuan.
  5. Jangan sampai menjadikan hadiah sebagai janji.
Prinsip penting dalam menyayangidengan hukuman antara lain:
  1. Menghukum sesuai tahapan usia anak
  2. Menghukum sesuai bobot kesalahan.
  3. Tidak menghukum karena kesalahan oranglain
  4. Aturan hukum diterangkan pada anak
  5. Menghukum tidak depan orang lain.

Hukuman yang baik,adalah:

  1. Hukuman yang mengandung nilai kasih dan membuat anak tahu dimana letak kesalahannya.
  2. Ajari mengucapkan kata ”maaf” ketika salah dan ”terima kasih” ketika ada yang meminta maaf.
  3. Kesabaran dan ketelatenan untuk terus dan terus melakukan pengertian.
  4. Berikan Pujian dari setiap hukuman.

Mengatasi perasaan emosi orang tuayang mengarah pada kekerasan.
  1. Kenali kegusaran anda.
  2. Berikan suatu pembenaran untuk marah. Ubah arah kemarahan anda pada hal selain anak,misalnya memencet boneka bebek karet dengan kuat.
  3. Salurkan kemarahan anda kearah positif..
  4. Cobalah merelaksasikan diri. Menarik nafas dalam-dalam dan dihembuskan.
  5. Lebih baik membawa kemarahan untuk tidur.

KESIMPULAN

Dalam memberikan pendidikan dispilin terhadap anak tidak harus sampai menggunakan kekerasan,karena tanpa disadari bukan kedisplinan yang diajarkan melainkan pendidikan kekerasan yang akan diingat anak dan ditirunya di masa berikutnya. Untuk mendisiplinkan anak,hukuman-hukuman juga bisa diterapkan dalam mendidik kedisplinanan. Tapi yang perlu di ingat tak semua hukuman bisa dipakai,hukuman pun sesungguhnya memiliki aturan dan prinsip dalam pemakainnya agar hukuman tak menjurus kearah kekerasan baik fisik maupun psikis.

Selasa, 11 Maret 2014

sejarah internet

Internet merupakan jaringan komputer yang dibentuk oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat pada tahun 1969, melalui proyek ARPA yang disebut ARPANET (Advanced Research Project Agency Network), di mana mereka mendemonstrasikan bagaimana dengan hardware dan software komputer yang berbasis UNIX, kita bisa melakukan komunikasi dalam jarak yang tidak terhingga melalui saluran telepon. Proyek ARPANET merancang bentuk jaringan, kehandalan, seberapa besar informasi dapat dipindahkan, dan akhirnya semua standar yang mereka tentukan menjadi cikal bakal pembangunan protokol baru yang sekarang dikenal sebagai TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol).
Tujuan awal dibangunnya proyek itu adalah untuk keperluan militer. Pada saat itu Departemen Pertahanan Amerika Serikat (US Department of Defense) membuat sistem jaringan komputer yang tersebar dengan menghubungkan komputer di daerah-daerah vital untuk mengatasi masalah bila terjadi serangan nuklir dan untuk menghindari terjadinya informasi terpusat, yang apabila terjadi perang dapat mudah dihancurkan.
Pada mulanya ARPANET hanya menghubungkan 4 situs saja yaitu Stanford Research Institute, University of California, Santa Barbara, University of Utah, di mana mereka membentuk satu jaringan terpadu pada tahun 1969, dan secara umum ARPANET diperkenalkan pada bulan Oktober 1972. Tidak lama kemudian proyek ini berkembang pesat di seluruh daerah, dan semuauniversitas di negara tersebut ingin bergabung, sehingga membuat ARPANET kesulitan untuk mengaturnya.
Oleh sebab itu ARPANET dipecah manjadi dua, yaitu "MILNET" untuk keperluan militer dan "ARPANET" baru yang lebih kecil untuk keperluan non-militer seperti, universitas-universitas. Gabungan kedua jaringan akhirnya dikenal dengan nama DARPA Internet, yang kemudian disederhanakan menjadi Internet.